![]() |
| Rem truk yang blong (Dok. Ist) |
MediaWarta.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalur Pantura, tepatnya di Jalan Raya Desa Surodadi, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat (30/1) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa ini melibatkan dua truk besar dan satu mobil minibus.
Meski kecelakaan tampak cukup parah, beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 juta.
Adapun kendaraan yang terlibat yaitu truk tronton bernomor polisi G-8381-OF, truk trailer H-8912-OH, serta minibus Daihatsu Sigra dengan nomor polisi G-1336-L.
Kasatlantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula saat truk tronton yang dikemudikan Arus Mudiyono, warga Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, melaju dari arah barat menuju timur atau dari Pekalongan ke arah Semarang.
Saat melintasi jalan nasional dengan kondisi sedikit menurun, truk tersebut diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman. Akibatnya, pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.
"Truk melaju dari arah barat ke timur melintasi jalan nasional dengan kondisi sedikit menurun. Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman (rem blong) sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan," kata AKP Eka di lokasi, Jumat (30/1).
Dalam kondisi tidak terkendali, truk tronton langsung menabrak minibus Daihatsu Sigra yang berada tepat di depannya dan dikemudikan Supriyanto (37), warga Kecamatan Reban, Batang. Benturan tersebut membuat minibus terdorong ke sisi kiri jalan.
Namun, laju truk belum terhenti. Kendaraan berat itu kemudian kembali menghantam sebuah truk trailer bernomor polisi H-8912-OH yang dikemudikan Faizin (45), warga Kabupaten Kendal, yang juga melaju searah.
Setelah tabrakan kedua, truk tronton akhirnya terguling dan melintang di badan jalan. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan, mulai dari pengamanan tempat kejadian perkara, pengaturan lalu lintas, hingga pendataan kendaraan yang terlibat.
AKP Eka memastikan tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka, baik luka ringan maupun berat.
Hingga siang hari sekitar pukul 12.55 WIB, proses evakuasi truk yang terguling masih berlangsung. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang, khususnya dari arah barat menuju timur.
Untuk mengurai kemacetan, arus lalu lintas diberlakukan sistem contra flow dengan memanfaatkan jalur lawan arah.
Di akhir keterangannya, AKP Eka mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
Ia menekankan pentingnya memastikan sistem pengereman berfungsi dengan baik serta kondisi fisik pengemudi dalam keadaan prima demi keselamatan bersama.

0 Komentar