Tinjau SPPG Karanglo, Ibas Pastikan Program Makan Gratis Berjalan Sesuai Standar

Tinjau SPPG Karanglo, Ibas Pastikan Program Makan Gratis Berjalan Sesuai Standar
Edhie Baskoro saat menyambangi SPPG Karanglo (Dok.  Ist) 


MediaWarta.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan benar-benar menghadirkan makanan yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi anak-anak. 

Pasalnya, program ini menggunakan dana dari masyarakat, sehingga pelaksanaannya harus dilakukan secara transparan dan penuh tanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR RI, sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, saat meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanglo di Kabupaten Ponorogo, Sabtu (28/2).

Dalam kunjungan tersebut, Ibas memastikan seluruh proses pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar, terutama terkait kebersihan, kualitas bahan makanan, serta distribusi kepada para siswa penerima manfaat.

Ibas meninjau langsung proses penerimaan bahan baku di dapur SPPG. Ia menekankan pentingnya pengawasan sejak tahap awal agar makanan yang diolah benar-benar layak konsumsi.

Menurutnya, bahan pangan yang digunakan harus higienis dan memiliki kandungan gizi yang baik karena menyangkut kesehatan anak-anak. 

Ia mengingatkan agar tidak ada kompromi terhadap kualitas demi menjaga keselamatan dan pertumbuhan generasi muda.

"Kita harus memastikan seluruh bahan makanan yang masuk benar-benar higienis dan memiliki kandungan gizi yang baik. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita," ujar Ibas, dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3). 

Selain itu, lulusan S2 Nanyang Technological University ini juga menaruh perhatian pada rantai pasok bahan pangan. Ia mendorong agar buah dan sayur diambil dari petani lokal Ponorogo.

Dengan cara tersebut, program MBG tidak hanya membantu pemenuhan gizi siswa, tetapi juga ikut menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

"Kalau bahan pangan diambil dari petani lokal, maka manfaat program ini menjadi berlipat. Anak-anak mendapatkan gizi yang baik, sementara ekonomi masyarakat sekitar juga ikut tumbuh," jelasnya.

Tidak hanya makanan, Ibas juga memeriksa proses pencucian dan pengeringan wadah makan yang digunakan dalam distribusi. Menurutnya, kebersihan peralatan menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan pangan.

Ia menegaskan bahwa wadah makanan harus benar-benar steril. Proses pencucian dan pengeringan perlu diawasi secara ketat agar tidak menimbulkan risiko kesehatan, seperti pencemaran atau bakteri yang dapat membahayakan siswa.

Ibas mengapresiasi operasional SPPG Karanglo yang mendapat tanggapan baik dari masyarakat. 

Makanan yang disajikan dinilai memiliki rasa yang enak dan porsi yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Menurutnya, keberadaan SPPG tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan nutrisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga yang terlibat dalam proses produksi dan distribusi makanan.

Dalam kesempatan tersebut, Ibas juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas menu selama bulan Ramadan. 

Meski menu disesuaikan menjadi makanan kering, standar gizi dan penggunaan anggaran tetap harus terjaga.

Ia menekankan bahwa seluruh proses, mulai dari pengolahan hingga pengiriman makanan, harus dipantau dengan baik agar makanan sampai ke siswa dalam kondisi aman. Hal ini penting untuk mencegah kejadian yang merugikan, seperti keracunan makanan.

Ibas menegaskan bahwa program MBG merupakan program strategis nasional yang dibiayai dari pajak masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara optimal, transparan, dan memberikan manfaat nyata.

Menurutnya, setiap pihak yang terlibat harus menjaga kualitas layanan agar kepercayaan masyarakat tetap terpelihara.

Ibas berharap SPPG Karanglo dapat menjadi contoh dapur pelayanan gizi yang profesional, bersih, dan berstandar tinggi. 

Ia juga berharap program ini mampu memperkuat ketahanan gizi anak-anak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut, turut hadir Komandan Kodim 0802 Ponorogo Farauk Saputra, Kepala Desa Karanglo Lor Samuri, serta sejumlah mitra dan pengelola SPPG. 

Kehadiran mereka menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan program MBG berjalan sesuai harapan masyarakat.

Dengan pengawasan yang ketat dan kerja sama semua pihak, Ibas optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan masa depan anak-anak Indonesia.

0 Komentar


Dapatkan Informasi Terkait Berita Indonesia Terkini dan Terupdate Tahun Ini , trending, serta terpopuler hari ini dari media online MediaWarta.id melalui platform Google News