![]() |
| Ruang kelas SD yang ambruk (Dok. Ist) |
MediaWarta.id - Kondisi memprihatinkan terjadi di SDN 1 Babadan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung. Dua ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan berat, bahkan satu di antaranya roboh pada Selasa dini hari, 26 Mei 2026.
Beruntung, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa karena kejadian berlangsung saat sekolah sedang kosong. Meski begitu, kerusakan bangunan membuat kegiatan belajar mengajar harus dipindahkan sementara ke tempat lain.
Kepala SDN 1 Babadan, Endang Sri Wahyuni, mengatakan ruang kelas yang roboh merupakan kelas 6. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 01.00 WIB setelah dirinya mendapat kabar dari salah seorang guru.
"Ambruk sekitar jam 01.00 WIB, dini hari. Saya mendapat WA dari salah satu teman guru. Yang ambruk satu ruang kelas," kata Endang.
Menurutnya, kondisi bangunan sekolah memang sudah tua dan banyak bagian konstruksi yang mulai rapuh. Bahkan, kerusakan pada bagian atap sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa waktu terakhir.
"Ini merupakan pembangunan lama. Sangat lama yang belum pernah direnovasi. Sebelumnya itu pernah ada renovasi tapi di bagian teras karena yang kelihatan rusak terasnya," ujarnya.
Selain ruang kelas 6 yang ambruk, ruang kelas 5 juga mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai berbahaya jika tetap digunakan. Demi keselamatan siswa dan guru, pihak sekolah akhirnya mengosongkan kedua ruangan tersebut.
Untuk sementara, proses belajar mengajar dipindahkan ke ruang perpustakaan dan musala sekolah agar aktivitas pendidikan tetap berjalan normal.
Pihak sekolah mengaku sebelumnya sudah menyampaikan kondisi bangunan kepada Dinas Pendidikan Tulungagung. Namun hingga kini, perbaikan maupun pembangunan ulang belum juga terealisasi.
Sekolah berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian terhadap kondisi bangunan yang rusak agar para siswa bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman di ruang kelas yang layak.

0 Komentar