![]() |
| Sufor yang ditarik dari pasaran (Dok. Ist) |
MediaWarta.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) mengumumkan adanya temuan terkait salah satu produk susu formula bayi merek Nestle yang sedang ditarik di puluhan negara.
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan maksimal terhadap kesehatan bayi di Indonesia.
Produk yang dimaksud adalah S-26 Promil Gold pHPro 1, yaitu susu formula untuk bayi usia 0–6 bulan. BPOM menyebutkan bahwa ada dua nomor bets produk ini yang perlu diwaspadai, yakni 51530017C2 dan 51540017A1.
Penarikan global ini berkaitan dengan dugaan adanya cemaran toksin cereulide pada salah satu bahan baku, yaitu ARA oil.
Zat tersebut bisa memicu gangguan pencernaan seperti mual hingga muntah parah jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu.
Berdasarkan data impor BPOM, dua bets produk tersebut memang sempat masuk ke Indonesia. Namun, hasil uji laboratorium BPOM menunjukkan bahwa toksin cereulide tidak terdeteksi dalam sampel produk yang beredar di Tanah Air.
Meski begitu, BPOM tetap menerapkan prinsip kehati-hatian karena produk ini dikonsumsi oleh bayi yang tergolong kelompok sangat rentan
Sebagai langkah pencegahan, BPOM telah memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk menghentikan sementara distribusi dan impor produk tersebut.
"BPOM tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mengutamakan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, mengingat kerentanan pengguna produk formula tersebut (bayi)," tutur BPOM, dikutip Rabu (14/1).
Selain itu, pihak Nestle juga melakukan penarikan sukarela (voluntary recall) terhadap seluruh produk dengan nomor bets terdampak di bawah pengawasan BPOM.
BPOM menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan bayi yang mengalami gangguan kesehatan di Indonesia akibat konsumsi produk tersebut.
"Hingga penjelasan ini diterbitkan, belum terdapat laporan kejadian sakit yang terkonfirmasi di Indonesia berkaitan dengan konsumsi formula bayi tersebut," lanjut BPOM.
BPOM mengimbau para orang tua yang memiliki S-26 Promil Gold pHPro, Nomor bets: 51530017C2 dan 51540017A1 untuk segera menghentikan penggunaan produk tersebut.
Konsumen bisa mengembalikannya ke tempat pembelian atau menghubungi layanan konsumen PT Nestle Indonesia untuk proses penukaran atau pengembalian.
BPOM menegaskan bahwa produk Nestle lainnya tetap aman digunakan, termasuk varian S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor bets selain yang disebutkan di atas.
Ke depan, BPOM akan terus memperketat pengawasan sebelum dan sesudah produk beredar, serta berkoordinasi dengan otoritas internasional agar seluruh produk pangan yang dijual di Indonesia memenuhi standar keamanan, mutu, dan gizi.

0 Komentar