Kenapa Makanan Bersantan Tidak Boleh Dipanaskan Berulang Kali? Ini Penjelasannya

Kenapa Makanan Bersantan Tidak Boleh Dipanaskan Berulang Kali? Ini Penjelasannya
Makanan bersantan yang dipanaskan (Dok. Canva) 


MediaWarta.id - Saat acara keluarga, hidangan bersantan seperti opor ayam, rendang, dan gulai hampir selalu tersedia di meja makan. Karena porsinya biasanya banyak, tak jarang makanan ini disimpan lalu dipanaskan kembali keesokan harinya. 

Praktik ini memang terlihat sepele, tetapi tahukah Kamu bahwa ada alasan penting kenapa makanan bersantan tidak boleh dipanaskan berulang kali?

Meski santan dikenal memiliki manfaat kesehatan, cara pengolahan dan pemanasannya sangat memengaruhi kualitas serta dampaknya bagi tubuh. Jika tidak hati-hati, kebiasaan memanaskan ulang makanan bersantan bisa menimbulkan risiko kesehatan.

Kenapa Makanan Bersantan Tidak Boleh Dipanaskan?

Santan berasal dari perasan kelapa dan secara alami tidak mengandung kolesterol. Bahkan, santan mengandung asam laurat yang bersifat antimikroba dan anti-inflamasi. 

Namun, manfaat ini bisa berubah menjadi sebaliknya ketika santan dipanaskan berkali-kali dengan suhu tinggi..Berikut beberapa alasan utama kenapa makanan bersantan tidak boleh dipanaskan berulang kali.

1. Terjadi Oksidasi Lemak

Pemanasan berulang pada santan dapat memicu proses oksidasi lemak. Proses ini menghasilkan radikal bebas, yaitu senyawa tidak stabil yang bisa merusak sel-sel tubuh. Jika radikal bebas terus menumpuk, risiko berbagai penyakit kronis seperti peradangan. 

Inilah salah satu alasan utama kenapa makanan bersantan tidak disarankan untuk dipanaskan berulang kali.

2. Lemak Jenuh Bisa Berubah Menjadi Lemak Trans

Santan mengandung lemak jenuh alami. Saat dipanaskan berkali-kali, lemak ini berpotensi mengalami perubahan struktur dan membentuk lemak trans. 

Lemak trans dikenal berbahaya karena dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL).Jika sering dikonsumsi, lemak trans dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.

3. Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Alasan lain kenapa makanan bersantan tidak boleh dipanaskan berulang adalah dampaknya pada sistem pencernaan. Pemanasan berulang dapat mengubah struktur protein dan lemak dalam makanan, sehingga lebih sulit dicerna oleh tubuh.

Akibatnya, Kamu bisa mengalami perut kembung, diare, mual, atau rasa tidak nyaman di lambung setelah mengonsumsi makanan bersantan yang sering dipanaskan ulang.

4. Kualitas dan Rasa Makanan Menurun

Selain berdampak pada kesehatan, pemanasan berulang juga memengaruhi kualitas makanan. Santan bisa pecah, menggumpal, atau mengeluarkan minyak berlebihan. Tekstur makanan menjadi kurang lezat, dan aroma khasnya pun berkurang.

Pada akhirnya, makanan tidak hanya kurang sehat, tetapi juga kehilangan cita rasa aslinya.

Sekarang Kamu sudah memahami kenapa makanan bersantan tidak boleh dipanaskan berulang kali. Meski terlihat praktis, kebiasaan ini dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, mulai dari oksidasi lemak hingga penurunan kualitas makanan.

0 Komentar


Dapatkan Informasi Terkait Berita Indonesia Terkini dan Terupdate Tahun Ini , trending, serta terpopuler hari ini dari media online MediaWarta.id melalui platform Google News