Festival Balon Udara Ponorogo 2026 Diserbu Ribuan Warga, Tradisi Lama Kini Lebih Aman

Festival Balon Udara Ponorogo 2026 Diserbu Ribuan Warga, Tradisi Lama Kini Lebih Aman
Festival balon udara di Ponorogo (Dok. Ist) 


MediaWarta.id - Ribuan warga memadati kawasan Sirkuit Jurang Gandul, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, pada Minggu pagi (29/3). 

Mereka datang sejak dini hari demi menyaksikan Festival Balon Udara tanpa awak yang kini menjadi daya tarik baru di Ponorogo.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari ramainya lokasi acara. Puluhan balon udara berwarna-warni menghiasi langit, menciptakan pemandangan yang memukau sekaligus menjadi hiburan bagi warga. 

Festival ini menjadi bukti bahwa tradisi menerbangkan balon udara masih sangat diminati, meskipun selama ini kerap menuai kekhawatiran terkait keselamatan.

Sebanyak 44 peserta turut ambil bagian dalam festival tersebut. Terdiri dari 24 peserta lokal dari berbagai kecamatan di Ponorogo serta 20 peserta dari Wonosobo, daerah yang dikenal memiliki tradisi balon udara yang kuat.

Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menjelaskan bahwa festival ini digelar sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi menerbangkan balon udara dengan cara yang lebih aman dan teratur.

Menurutnya, dalam festival ini peserta tidak hanya dinilai dari ukuran balon, tetapi juga dari aspek estetika, tema, serta kekompakan tim. 

Hal ini menjadikan festival bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk berkreasi.

Ia juga menegaskan pentingnya meninggalkan kebiasaan menerbangkan balon udara secara ilegal, terutama yang tanpa tali pengaman dan disertai petasan. 

“Ini lebih aman dan tidak membahayakan. Jadi kami harap warga meninggalkan menerbangkan balon udara ilegal, yang tanpa tali pengaman dan ada petasannya, karena itu sangat membahayakan,” katanya.

Praktik tersebut dinilai sangat berbahaya karena dapat mengganggu penerbangan, merusak jaringan listrik, bahkan berpotensi menyebabkan kebakaran.

Salah satu penonton, Enny Aprillia, mengaku sangat antusias menyaksikan festival ini. Ia bahkan baru pertama kali melihat langsung acara tersebut dan merasa senang dengan penyelenggaraannya.

Di balik kemeriahannya, festival ini membawa misi penting, yaitu menata tradisi lama agar lebih aman dan tidak membahayakan. 

Selama ini, kebiasaan menerbangkan balon udara tanpa awak sering dilakukan tanpa pengawasan, bahkan kerap disertai petasan atau mercon.

Dengan adanya festival resmi seperti ini, diharapkan masyarakat tetap bisa menikmati tradisi tersebut tanpa menimbulkan risiko bagi lingkungan maupun keselamatan umum.

0 Komentar


Dapatkan Informasi Terkait Berita Indonesia Terkini dan Terupdate Tahun Ini , trending, serta terpopuler hari ini dari media online MediaWarta.id melalui platform Google News