Catat! Ini Syarat Hewan Qurban Agar Ibadah Kamu Sah dan Berkah

Catat! Ini Syarat Hewan Qurban Agar Ibadah Kamu Sah dan Berkah
Hewan qurban (Dok. Ist)


MediaWarta.id - Hari Raya Idul Adha selalu menjadi momen istimewa dalam Islam. Selain identik dengan kebersamaan, ada satu ibadah penting yang tidak bisa dipisahkan dari perayaan ini, yaitu qurban. Namun ada syarat hewan qurban yang perlu dipahami. 

Dalam Islam, qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga bentuk ketaatan dan keikhlasan kepada Allah SWT. Karena itu, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan agar ibadah qurban menjadi sah dan diterima.

Syarat Hewan Qurban yang Perlu Dipahami 

Memahami syarat hewan qurban sangat penting supaya kamu tidak salah memilih hewan saat Idul Adha nanti. Berikut penjelasan lengkapnya dengan bahasa yang mudah dipahami.

1. Hewan yang Digunakan Harus Hewan Ternak

Salah satu syarat hewan qurban yang paling utama adalah jenis hewannya. Dalam Islam, tidak semua hewan boleh dijadikan qurban. Hewan yang diperbolehkan hanya hewan ternak tertentu, yaitu unta, sapi atau kerbau, kambing, dan domba. 

Di Indonesia sendiri, masyarakat umumnya memilih sapi atau kambing untuk qurban karena lebih mudah ditemukan. Jadi, meskipun ada hewan lain yang terlihat besar dan sehat, hewan tersebut tetap tidak sah dijadikan qurban. 

2. Usia Hewan Harus Sudah Cukup

Selain jenis hewan, usia juga menjadi bagian penting dalam syarat hewan qurban. Hewan yang akan disembelih harus sudah mencapai usia minimal agar dianggap layak. Unta minimal berusia 5 tahun, sapi minimal 2 tahun, dan kambing minimal 1 tahun.

Sedangkan domba diperbolehkan mulai usia 6 bulan jika kondisi tubuhnya sudah tampak seperti domba berusia 1 tahun. Biasanya usia hewan bisa diketahui dari kondisi gigi atau penjelasan peternak yang terpercaya.

3. Hewan Harus Sehat dan Tidak Cacat

Islam mengajarkan umatnya untuk memberikan yang terbaik saat berqurban. Karena itu, hewan qurban harus dalam kondisi sehat dan tidak memiliki cacat yang berat. 

Hewan yang sakit parah, buta, pincang, terlalu kurus, atau mengalami kerusakan serius pada telinga, tanduk, maupun ekor tidak layak dijadikan qurban. Sebelum membeli hewan, kamu sebaiknya memeriksa kondisi fisiknya dengan teliti. 

4. Hewan Harus Milik Sendiri dan Didapat Secara Halal

Syarat hewan qurban berikutnya adalah kepemilikan yang sah dan halal. Hewan qurban harus berasal dari harta yang baik serta bukan hasil curian atau sesuatu yang masih bermasalah. 

Selain itu, hewan yang akan diqurbankan juga harus benar-benar milik pribadi atau sudah mendapatkan izin dari pemiliknya. Jika qurban dilakukan atas nama orang lain, maka harus ada persetujuan atau amanah yang jelas dari pihak tersebut.

5. Penyembelihan Dilakukan pada Waktu yang Tepat

Dalam Islam, waktu penyembelihan qurban juga sudah ditentukan. Penyembelihan baru boleh dilakukan setelah salat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah dan masih diperbolehkan hingga matahari terbenam pada 13 Dzulhijjah. 

Waktu yang paling utama biasanya dilakukan di hari pertama setelah salat Id. Jika hewan disembelih sebelum pelaksanaan salat Idul Adha, maka qurban tersebut tidak dianggap sah meskipun hewannya sudah memenuhi semua syarat lainnya.

6. Jumlah Orang dalam Satu Hewan Qurban

Aturan jumlah orang dalam satu hewan qurban juga perlu dipahami. Untuk kambing atau domba, satu ekor hanya diperuntukkan bagi satu orang saja. Sementara itu, sapi atau unta bisa digunakan untuk maksimal tujuh orang dengan niat qurban yang sama. 

Karena alasan tersebut, banyak masyarakat memilih sistem patungan sapi agar biaya qurban menjadi lebih ringan namun tetap sah menurut syariat.

Memahami syarat hewan qurban penting agar ibadah yang kamu lakukan benar-benar sesuai dengan ketentuan Islam. Mulai dari jenis hewan, usia, kesehatan, hingga waktu penyembelihan, semuanya perlu diperhatikan dengan baik.

0 Komentar


Dapatkan Informasi Terkait Berita Indonesia Terkini dan Terupdate Tahun Ini , trending, serta terpopuler hari ini dari media online MediaWarta.id melalui platform Google News