Kolaborasi dengan Kelurahan Kepatihan, SMK PGRI 1 Ponorogo Gelar Pentas Reyog di Dies Natalis ke-49

Kolaborasi dengan Kelurahan Kepatihan, SMK PGRI 1 Ponorogo Gelar Pentas Reyog di Dies Natalis ke-49
Reog, salah satu kebudayaan asal Ponorogo yang populer di kancah dunia (Dok. Ist) 


MediaWarta.id – SMK PGRI 1 Ponorogo akan menggelar perayaan Dies Natalis ke-49 dengan menampilkan pertunjukan Reyog Ponorogo yang melibatkan sekitar 150 siswa. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara SMK PGRI 1 Ponorogo dengan Kelurahan Kepatihan Ponorogo.

Acara dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026 mulai pukul 13.00 WIB. Perayaan ini menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam melestarikan budaya daerah, khususnya Reyog Ponorogo yang kini telah diakui sebagai warisan budaya dunia UNESCO.

Kepala SMK PGRI 1 Ponorogo, Bahari Pujianto mengatakan pemilihan Reyog dalam perayaan Dies Natalis sejalan dengan visi dan misi sekolah untuk mencetak generasi yang berbudaya.

“Kita pilih reyog dalam perayaan dies natalis karena sejalan dengan visi misi sekolah, yaitu mencetak generasi yang berbudaya. Harapannya siswa-siswi kita bukan sekadar tahu budaya, tetapi juga ikut berperan dalam pelestarian budaya daerah, terutama Reyog Ponorogo,” ujarnya.

Menurutnya, pemilihan Reyog juga memiliki makna penting karena kesenian khas Ponorogo tersebut telah menjadi warisan UNESCO. Karena itu, masyarakat Ponorogo memiliki tanggung jawab untuk menjaga sekaligus mempromosikannya.

“Reyog sudah menjadi warisan UNESCO, jadi sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga Ponorogo untuk selalu menjaga dan mempromosikan reyog,” tambahnya.

Bahari juga menjelaskan bahwa jumlah 150 peserta yang akan tampil tidak memiliki makna khusus. Jumlah tersebut menyesuaikan dengan total siswa yang ikut ambil bagian dalam pertunjukan.

“Jumlah 150 itu tidak ada makna khusus, menyesuaikan jumlah siswa yang akan tampil,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan Kelurahan Kepatihan Ponorogo menjadi bentuk sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam mendukung pelestarian budaya lokal.

“Alhamdulillah kami bisa berkolaborasi dengan Kelurahan Kepatihan sebagai bentuk sinergi dengan masyarakat,” pungkasnya.

0 Komentar


Dapatkan Informasi Terkait Berita Indonesia Terkini dan Terupdate Tahun Ini , trending, serta terpopuler hari ini dari media online MediaWarta.id melalui platform Google News