![]() |
| Korban yang berhasil dievakuasi (Dok. Ist) |
MediaWarta.id - Insiden kecelakaan laut terjadi di Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (7/2) pagi.
Enam wisatawan dilaporkan terseret ombak saat berenang di kawasan pantai. Lima orang berhasil diselamatkan, sementara satu korban hingga kini masih dalam pencarian.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmaji, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Dari enam korban, satu orang bernama Muhamad Attaya Ulum (20), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dinyatakan hilang setelah terbawa arus laut.
"Betul ada kejadian tenggelam, satu korban masih hilang," kata Sudarmaji, Sabtu (7/2).
Sementara itu, lima wisatawan lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Mereka adalah Achmad Wildani Ubaidilah (19), Fikri (20), Ahmad Riskilah (20) yang juga berasal dari Kecamatan Blimbing, Kota Malang, serta Resta (25) dan Andri (49) asal Ponorogo.
Berdasarkan keterangan petugas, kejadian bermula ketika Andri dan Resta berenang di area Pantai Sine. Tanpa diduga, gelombang tinggi tiba-tiba datang dan menyeret keduanya ke tengah laut.
Melihat kejadian tersebut, empat wisatawan asal Kota Malang berusaha memberikan pertolongan. Namun, upaya penyelamatan itu justru membuat mereka ikut terseret arus ombak yang cukup kuat.
Akibatnya, enam orang sempat terombang-ambing di laut. Beruntung, lima korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke tepi pantai oleh tim gabungan dan warga sekitar.
Dari lima korban yang selamat, dua orang di antaranya langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis akibat kelelahan dan kondisi fisik yang menurun.
Hingga saat ini, tim SAR bersama warga dan nelayan setempat masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang hilang. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir area perairan sekitar lokasi kejadian.
Pihak berwenang juga mengimbau para wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama ketika kondisi ombak sedang tinggi, demi menghindari kejadian serupa terulang kembali.

0 Komentar