![]() |
| Ilustrasi busui yang sedang puasa (Dok. Ist) |
MediaWarta.id - Bulan Ramadan adalah momen istimewa bagi umat Muslim. Namun, bagi ibu menyusui atau Busui, menjalankan puasa sering kali menimbulkan keraguan. Meski begitu, ada beberapa tips puasa bagi Busui agar tetap sehat dan ASI lancar.
Pada dasarnya, ibu menyusui boleh berpuasa, meskipun tidak diwajibkan. Selama kondisi tubuh sehat dan produksi ASI tetap terjaga, puasa bisa dilakukan dengan aman.
Tips Puasa bagi Busui yang Bisa Diterapkan
Agar kamu tetap kuat berpuasa tanpa mengganggu kualitas ASI, berikut beberapa tips puasa bagi Busui yang bisa kamu terapkan:
1. Jangan Pernah Lewatkan Sahur
Sahur adalah sumber energi utama saat kamu berpuasa. Saat menyusui, tubuh tetap membutuhkan banyak kalori untuk memproduksi ASI.
Jika kamu melewatkan sahur, tubuh akan lebih cepat lemas dan produksi ASI bisa menurun. Oleh karena itu, pastikan kamu selalu makan sahur dengan menu yang bergizi agar energi tetap terjaga sepanjang hari.
2. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Saat sahur dan berbuka, jangan asal makan. Pilihlah makanan yang mengandung nutrisi lengkap agar kebutuhan kamu dan bayi tetap terpenuhi.
Usahakan menu harianmu mengandung protein seperti ikan, ayam, telur, daging, tahu, tempe. Selain itu usahakan makanan mengandung karbohidrat dan vitamin.
3. Perbanyak Minum Air Putih
Salah satu kunci utama sukses puasa bagi Busui adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. Kurang minum bisa menyebabkan dehidrasi dan menurunkan produksi ASI.
Usahakan minum minimal 8 gelas air per hari dengan pola, 2 gelas saat berbuka, 2 gelas setelah tarawih, 2 gelas sebelum tidur, 2 gelas saat sahur Selain air putih, kamu juga bisa mengonsumsi sup, jus buah, atau susu.
4. Kurangi Aktivitas Fisik Berlebihan
Aktivitas berat dan cuaca panas dapat membuat tubuh cepat lelah dan kekurangan cairan. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memengaruhi kesehatanmu dan suplai ASI. Selama puasa, sebaiknya kurangi pekerjaan berat dan perbanyak waktu istirahat.
Selain itu, atur jadwal aktivitas penting sebelum puasa dimulai. Dengan begitu, energi tubuh tetap terjaga hingga waktu berbuka.
5. Dengarkan dan Kenali Kondisi Tubuhmu
Setiap Busui memiliki kondisi tubuh yang berbeda. Karena itu, penting bagi kamu untuk mengenali batas kemampuan diri sendiri. Jika selama puasa kamu merasa sangat lemas, pusing berlebihan dan mual jangan dipaksakan.
Islam memberikan keringanan bagi ibu menyusui untuk tidak berpuasa jika membahayakan kesehatan. Segera batalkan puasa jika muncul tanda-tanda dehidrasi seperti haus ekstrem, urine bewarna kuning pekat dan mulut kering.
Puasa bagi ibu menyusui sebenarnya aman dilakukan selama kondisi tubuh dan bayi tetap terjaga. Dengan menerapkan tips puasa bagi Busui berikut ini, kamu bisa menjalani Ramadan dengan lebih tenang.

0 Komentar